Kado bayi baru lahir/newborn, dengan data kelahiran panjang, berat, jam lahir, nama orang tua lucu dan eksklusif
Mengenal seni paper cutting

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata ‘seni’ memiliki arti (1) keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, dan sebagainya); (2) karya yang diciptakan dengan keahlian yang luar biasa, seperti tari, lukisan, ukiran. Dan di dalam kehidupan manusia, tidak mungkin rasanya tumbuh dan berkembang tanpa mengenal kesenian.

Ada yang pernah terjun langsung sebagai pelaku kesenian di sekolah, kuliah, atau pun benar-benar menjadikan seni sebagai jalan hidup. Dan ada juga yang hanya bisa menikmati dan mengagumi seni yang terpampang di museum hingga dunia maya.

Seni juga memiliki jenis yang beragam. Dari musik, film, hingga karya yang biasa dipamerkan dengan harga jual yang tinggi. Namun, tidak semua seni memiliki sisi eksklusif dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu atau berpendidikan khusus saja. Saat ini, ada sebuah seni yang bisa dibuat oleh semua orang dan sangat menarik untuk dipelajari karena karya yang dihasilkan akan memberikan kesan unik dan berbeda. Tidak semua orang bisa melakukannya, tapi ketika Anda sudah mempelajari, maka hal ini akan terasa lebih mudah untuk dilakukan.

Seni itu adalah seni paper cutting. Apa itu paper cutting? Mengapa semua orang bisa melakukannya? Apa saja yang bisa dihasilkan dari papercutting? Berikut penjelasan tentang seni paper cutting yang sedang naik daun akhir-akhir ini.

Sejarah

Seni paper cutting pertama kali ditemukan di Tiongkok yang diawali dari penemuan kertas di sana pada abad ke-6. Sesuai namanya, papercutting adalah memotong kertas dengan sedemikian rupa hingga membentuk sebuah gambar yang diinginkan sejak awal.

Pada awalnya, karya papercutting menjadi pajangan dinding interior rumah hingga untuk prosesi acara penting seperti Imlek dan pernikahan. Tidak terbatas oleh hal apa pun, paper cutting di Tiongkok bisa digambar oleh sketsa apa saja. Bahkan menurut kepercayaan, dengan memasang karya paper cutting di rumah, maka hal-hal buruk akan dijauhkan dari penghuni rumah tersebut.

Ada satu fakta unik tentang papercutting di Tiongkok. Biasanya yang mempelajari seni ini adalah perempuan. Keahlian mereka dalam papercutting juga menjadi penilaian tersendiri bagi pria yang ingin menikahi seorang perempuan karena menurut kepercayaan mereka, dengan keahlian menggunting kertas, maka dapat terlihat keahlian mereka dalam mengurus rumah tangga. Ini membuktikan betapa pentingnya seni paper cutting di dalam kehidupan warga Tiongkok pada masa itu.

Baru pada abad ke-16, seni paper cutting akhirnya menyebar ke wilayah Timur Tengah dan Eropa. Untungnya dengan kemajuan zaman yang semakin pesat, seni paper cutting tidak ditinggalkan begitu saja. Bahkan pada tahun 2009, seni paper cutting telah resmi menjadi salah satu budaya nasional UNESCO. Alasan utamanya adalah seni paper cutting memilih sejarah yang amat panjang dan menjadi unsur penting dalam perjalanan sejarah Tiongkok.

Cara pembuatannya

Setelah mengenal sejarah seni paper cutting yang cukup bermakna, sekarang bagaimana cara pembuatannya? Tentunya sangat mudah untuk dipelajari dengan semakin majunya akses teknologi serta alat-alat yang tersedia di pasaran.

  • Pertama, Anda harus memiliki foto dalam bentuk file komputer yang diinginkan untuk dibuat menjadi karya paper cutting. Kualitas gambarnya pun harus tinggi agar lebih mudah untuk membuat sketsanya.
  • Kedua, gunakan Adobe Illustrator. Software ini berguna untuk membuat sketsa dari foto yang sudah Anda pilih sebelumnya. Dengan adanya sketsa, Anda bisa dengan mudah memotong sesuai dengan apa yang diinginkan sehingga tidak ada desain yang salah atau pun aneh. Untuk lebih lengkap soal cara menggunakan Illustrator untuk membuat sketsa, Anda bisa belajar dari video berikut:
  • Ketiga, di sinilah tahap penting yang menjadi pengertian harfiah dari paper cutting. Anda harus memotong sketsa dengan menggunakan cutter yang tajam. Namun, sebelum itu, siapkan alas untuk memotong agar hasilnya lebih maksimal. Biasanya alas memotong yang dipakai adalah dua lapis karton 400 gsm, tapi sebenarnya lebih disarankan menggunakan papan MDF atau karton tebal 3 mm agar proses pemotongan lebih lancar.
  • Keempat dan langkah terakhir adalah memotong sketsa yang sudah Anda cetak dari hasil Illustrator. Tapi Anda tidak bisa melakukan hal itu secara sembarangan karena ada tekniknya tersendiri dan tahap-tahap yang harus Anda ikuti agar pemotongan yang Anda lakukan bisa berjalan lancar. Untungnya, teknik pemotongan paper cutting bisa Anda pelajari lewat internet. Untuk cara memotong yang lebih lengkap, Anda bisa melihat video ini:

Dengan mengikuti empat langkah di atas sekaligus menonton dua video yang sudah disediakan, Anda pasti bisa membuat karya seni paper cutting dengan lancar dan mulus. Anda juga sudah mengenal bagaimana cara pembuatan paper cutting dengan lengkap.

Kegunaan utama dari seni paper cutting

Memangnya apa saja, sih, kegunaan dari seni paper cutting yang sedang naik daun ini? Tentu saja sangat banyak. Anda bisa mendapatkan karya seni yang tidak bisa dilakukan oleh banyak orang, Anda juga bisa memiliki karya seni yang pengerjaannya perlu ketelitian dan keuletan, serta Anda akan mendapatkan karya seni yang bersejarah pula.

Paper cutting tidak hanya sebatas kertas, alat pemotong, dan sketsa. Ketika Anda mendapatkan karya paper cutting, Anda akan melihat bagaimana berharganya, unik, dan berkesannya seni paper cutting yang sudah ada dari belasan abad lalu. Anda tidak akan melihat papercutting hanya sebagai karya yang biasa saja.Kegunaan utama dari paper cutting masih tetap sama hingga sekarang, yaitu sebagai hiasan. Ya, bisa menjadi hiasan di dinding kamar, di meja kerja, atau menjadi hadiah untuk orang lain. Tapi hadiah model apa saja yang bisa Anda berikan kepada orang lain yang Anda sayangi? Berikut tiga hadiah yang bisa dihasilkan dari paper cutting yang tentunya sangat unik dan berkesan:

You might also like this

About the author
Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit