Dewi Kucu adalah seniman kertas dengan cutter pertama Indonesia yang memulai Cutteristic sejak 2011

DEWI KUCU in NOW PEOPLE, Home & Decor Indonesia Magazine, May 2012
Teks FERNANDO CHRISTIANUS
Fotografi PRASETYO WIBOWO

Kecintaan Dewi akan dunia kerajinan tangan dimulai ketika dirinya menjajaki bangku sekolah dasar. Dalam menekuni profesinya sebagai paper artist, ia memulai langkahnya dengan menghemat dana yang ia keluarkan untuk membeli kado.

Inspirasinya datang dari alam karena ia sangat menyukai hal-hal yang kompleks. Kegemarannya akan segala sesuatu yang kompleks menjadi acuan bagi wanita kelahiran Jakarta, 12 Mei untuk dicurahkan ke dalam karya-karyanya. Baginya karya yang idealis membutuhkan wakyu yang cukup lama dibandingkan karya yang cenderung bersifat komersial. Kepribadian yang idealis ini juga digambarkan dalam motto hidupnya yaitu I am an artisan and my life is dedicated to keep my art alive.

“Seorang seniman dikenal bukan karena kerja kerasnya dalam membuat suatu karya, namun dari apa yang dihasilkannya. Karya yang hebat kadang kala tidak membutuhkan waktu yang lama, tetapi bagaimana dia dalam berpikir untuk menciptakan karya yang besar,” ungkap wanita yang menyukai warna hijau dan merah ini.

Nama Kucu yang ada di belakang nama Dewi sebenarnya merupakan tambahan dari dirinya sendiri semenjak ia masih kecil. “Kucu itu merupakan singkatan dari tikus lucu yang menjadi hewan peliharaannya dan nama tersebut sudah melekat denga diri saya lebih dari 20 tahun. Orang tua tidak mempunyai masalah dengan hal tersebut. I decide what I want,” jawab Dewi sambil tertawa.

Check out other public expose in medias

You might also like this

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit