Buku Motivasi, Apa Benar Bisa Bantu Ubah Hidup Kita? | FIMELA – Indonesian Online Fashion & Lifestyle Magazine
HOME » WORK & LIFESTYLE » POINT OF VIEW

By Yemima Lintang KhastitiYEMIMA LINTANG KHASTITI  Posted on 17 April 2012

Kalau mau sukses, bacalah buku motivasi! Kalimat yang saya temukan dalam salah satu website itu otomatis menimbulkan tanda tanya. Apa iya, buku motivasi demikian ampuh sampai bisa mengubah hidup seseorang?

Kalau bicara masalah penerbitan dan penjualannya, buku motivasi memang selalu jadi juara. Saking larisnya, banyak buku baru bermunculan, bahkan yang sudah ada pun sampai berkali-kali dicetak ulang. Sebut saja kisah inspiratif Merry Riana, Mimpi Sejuta Dolar, yang ditulis Alberthiene Endah. Atau, kalau kamu masih ingat, The Magic of Thinking Big karya David Schwartz.

Merry menawari pembaca mimpi, sementara Schwartz lebih condong ke bagaimana kita menyikapi suatu hal. Tera, graphic desainer, 21 tahun, mengaku sangat mengidolakan Merry Riana. Baginya buku motivasi Merry itu yang terbaik karena menawarkan mimpi dengan cara realistis. “Baca beberapa halaman awal, aku langsung suka. Dari sana aku belajar banyak, salah satunya kita masih berhak punya mimpi walaupun keadaan nggak mendukung mimpi itu terwujud. Itu yang aku alami. Berkat Merry aku jadi yakin ada jalan untuk tiap hambatan mencapai mimpi.”

Sementara itu Dewi Kucu, creative and e-media manager, paling suka membaca  The Magic of Thinking Big. Buku itu membuatnya nggak takut bermimpi tinggi. Dari buku karangan Schwartz itulah Dewi terus berpikir positif dan pintar-pintar menyikapi  tantangan dalam karier maupun hobinya sehingga keduanya bisa terus berjalan dengan seimbang dan menguntungkan. “Dan satu lagi, dalam hidup yang cuma sekali ini jangan pernah takut punya ide dan mimpi besar. Begitu kira-kira,” kata Dewi sambil mengingat-ingat.

Ya, buku motivasi memang bisa membantu seseorang sukses, atau paling nggak mengubah hidup jadi lebih baik. Ini bukan iklan supaya kalian memborong buku-buku motivasi terbitan lokal maupun luar lho, ya. Logikanya, kalau buku motivasi nggak terbukti sukses menggiring orang berubah jadi lebih baik, pastinya nggak akan bermunculan beragam buku motivasi yang sampai sekarang masih membanjiri pasaran.

Semua tahu, buku motivasi bukan tiket masuk pintu kesuksesan yang ketika kamu membacanya sampai tuntas, besok atau hari itu juga hidupmu akan langsung berubah. Buku motivasi, seperti namanya, tugasnya membantu memunculkan motivasi untuk mewujudkan mimpi, dan  setelahnya giliran kamu yang beraksi. Kalau kamu termotivasi tapi cuma disimpan dalam hati, sama saja kesuksesan nggak akan bisa dijangkau, kan. Jadi, buku motivasi bisa mengubah hidup atau nggak, kamu yang bikin jawabannya.

 

You might also like this

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit