Dewi Kucu adalah seniman kertas dengan cutter pertama Indonesia yang memulai Cutteristic sejak 2011

Morning Show Sepotong Seni dari Kertas Bekas

 

Cutteristic - BeritaSatu TV Morning Show 1 Cutteristic - BeritaSatu TV Morning Show 2

 

Terima kasih Mas Herri, Mas Fazri dan Mas Ando

 

Dewi Kucu is an Indonesian Paper Artist who starts Cutteristic since early 2011. She uses cutter in creating intricate design on thick carton. A piece of paper cutting usually takes minimum 5 hours to finish and up to 41 hours for the most difficult pattern so far. Within 4 years of her experience, she has created hundreds piece of personalize handmade paper cutting, and thousands frame in mass production for corporate gift too.

 

Cutteristic provides various products range, for birthday gift, wedding gift, anniversary gift, corporate gift all displayed in wood frames and every piece is personalized item. Paper cutting also collaborate with fashion items such as necklace and bracelet.

 

Dewi Kucu want people to know that we can make beautiful things from a simple material, paper. This is why she lead paper cutting workshops, to share with people the know-how to creating something extraordinary from simple daily items.

 

—–

 

Dewi Kucu adalah seniman kertas Indonesia yang memulai bisnis Cutteristic sejak awal 2011. Dia menggunakan cutter untuk memotong desain yang rumit di karton. Selembar paper cutting biasanya dibutuhkan waktu paling cepat 5 jam untuk menyelesaikannya dan 41 jam untuk pola yang paling rumit sejauh ini. Dalam 4 tahun perjalanannya, Dewi sudah menghasilkan ratusan karya yang semuanya dipotong tangan dan ribuan bingkai yang diproduksi massal untuk souvenir perusahaan.

 

Cutteristic menyediakan berbagai rangkaian produk, yaitu hadiah ulang tahun, hadiah pernikahan, hadiah ulang tahun pernikahan, souvenir perusahaan yang semuanya di bingkai kayu dan setiap karya di desain khusus. Paper cutting juga berkolaborasi dengan atribut fesyen seperti kalung dan gelang.

 

Dewi Kucu ingin orang-orang tahu bahwa mereka dapat membuat karya yang indah hanya dengan bahan yang sederhana, kertas. Itulah kenapa dia mengadakan workshop untuk mengajarkan bagaimana menciptakan karya yang bagus dari bahan-bahan yang dapat ditemukan dalam keseharian.

You might also like this

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit